Tugas Review Artikel Ilmu Pendidikan Islam
Nama :Ati Gusti Nurohmah
Nim :
20140720137
Jurusan :Pendidikann Agama Islam ( D
)
PEMBAHASAN ARTIKEL
A. Pengertian
Pendidikan Islam
Ada tiga istilah yang umum digunakan dalam
pendidikan Islam, yaitu al-Tarbiyah (pengetahuan tentang ar-rabb), al-Ta’lim
(ilmu teoritik, kreativitas, komitmen tinggi dalam mengembangkan ilmu, serta
sikap hidup yang menjunjung tinggi nilai-nilai ilmiah), al-Ta’dib (integrasi
ilmu dan amal). (Hasan Langgulung : 1988).
1. Istilah
al-Tarbiyah
Kata
Tarbiyah berasal dari kata dasar “rabba” (رَبَّى),
yurabbi (يُرَبِّى) menjadi “tarbiyah” yang mengandung
arti memelihara, membesarkan dan mendidik. Dalam statusnya sebagai khalifah
berarti manusia hidup di alam mendapat kuasa dari Allah untuk mewakili dan
sekaligus sebagai pelaksana dari peran dan fungsi Allah di alam. Dengan
demikian manusia sebagai bagian dari alam memiliki potensi untuk tumbuh dan
berkembang bersama alam lingkungannya. Tetapi sebagai khalifah Allah maka
manusia mempunyai tugas untuk memadukan pertumbuhan dan perkembangannya bersama
dengan alam. (Zuhairini, 1995:121).
2. Istilah
al-Ta’lim
Secara
etimologi, ta’lim berkonotasi pembelajaran, yaitu semacam proses transfer ilmu
pengetahuan. Hakekat ilmu pengetahuan bersumber dari Allah SWT. Adapun proses
pembelajaran (ta’lim) secara simbolis dinyatakan dalam informasi al-Qur’an
ketika penciptaan Adam as oleh Allah SWT, ia menerima pemahaman tentang konsep
ilmu pengetahuan langsung dari penciptanya. Proses pembelajaran ini disajikan
dengan menggunakan konsep ta’lim yang sekaligus menjelaskan hubungan antara
pengetahuan Adam as dengan Tuhannya. (Jalaluddin, 2001:122).
3. Istilah
al-Ta’dib
Menurut
al-Attas, istilah yang paling tepat untuk menunjukkan pendidikan Islam adalah
al-Ta’dib, konsep ini didasarkan pada hadits Nabi:
اِدَّ بَنِيْ
رَبِّى فَأَحْسَنَ تَـأْدِيْبِيْ {رواه العسكرى عن على}
Artinya :
“Tuhan telah mendidikku, maka ia sempurnakan pendidikanku”
(HR. al-Askary
dari Ali r.a).
Al-Ta’dib berarti pengenalan dan pengetahuan secara
berangsur-angsur ditanamkan ke dalam diri manusia (peserta didik) tentang
tempat-tempat yang tepat dari segala sesuatu di dalam tatanan penciptaan.
Dengan pendekatan ini pendidikan akan berfungsi sebagai pembimbing ke arah
pengenalan dan pengakuan tempat Tuhan yang tepat dalam tatanan wujud dan
kepribadiannya.
Dari bahasan di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan
Islam adalah suatu sistem yang memungkinkan seseorang (peserta didik) dapat
mengarahkan kehidupannya sesuai dengan ideologi Islam.
B. Tujuan
Pendidikan Islam
Islam menghendaki agar manusia dididik supaya ia mampu
merealisasikan tujuan hidupnya sebagaimana yang telah digariskan oleh Allah.
Tujuan hidup menusia itu menurut Allah ialah beribadah kepada Allah. Seperti
dalam surat adz Dzariyat ayat 56 :
“ Dan Aku menciptakan Jin dan Manusia kecuali supaya
mereka beribadah kepada-Ku”.
1. Tujuan Pendidikan
Islam menurut para tokoh
a. Dr. Ali Ashraf; ‘tujuan akhir pendidikan Islam adalah manusia yang
menyerahkan diri secara mutlak kepada Allah pada tingkat individu, masyarakat
dan kemanusiaan pada umunya”.
b. Muhammad Athiyah al-Abrasy. “the fist
and highest goal of Islamic is moral refinment and spiritual, training”
(tujuan pertama dan tertinggi dari pendidikan Islam adalah kehalusan budi
pekerti dan pendidikan jiwa)”
c. Syahminan Zaini; “Tujuan Pendidikan
Islam adalah membentuk manusia yang berjasmani kuat dan sehat dan trampil,
berotak cerdas dan berilmua banyak, berhati tunduk kepada Allah serta mempunyai
semangat kerja yang hebat, disiplin yang tinggi dan berpendirian teguh”.
d. Menurut Abdul Fatah Jalal, tujuan umum
pendidikan Islam ialah terwujudnya manusia sebagai hamba Allah. Jadi menurut
Islam, pendidikan haruslah menjadikan seluruh manusia yang menghambakan kepada
Allah. Yang dimaksud menghambakan diri ialah beribadah kepada Allah.
e. Menurut al Syaibani, tujuan pendidikan
Islam adalah :
1) Tujuan yang berkaitan dengan individu,
mencakup perubahan yang berupa pengetahuan, tingkah laku masyarakat, tingkah
laku jasmani dan rohani dan kemampuan-kemampuan yang harus dimiliki untuk hidup
di dunia dan di akhirat.
2) Tujuan yang berkaitan dengan
masyarakat, mencakup tingkah laku masyarakat, tingkah laku individu dalam
masyarakat, perubahan kehidupan masyarakat, memperkaya pengalaman masyarakat.
3) Tujuan profesional yang berkaitan
dengan pendidikan dan pengajaran sebagai ilmu, sebagai seni, sebagai profesi,
dan sebagai kegiatan masyarakat.
f. Menurut al abrasyi, merinci tujuan
akhir pendidikan islam menjadi
1)
Pembinaan akhlak.
2) menyiapkan anak didik untuk hidup
didunia dan akhirat.
3) Penguasaan ilmu.
4) Keterampilan bekerja dalam masyrakat.
g. Menurut Asma hasan Fahmi, tujuan akhir pendidikan islam dapat diperinci
menjadi :
1) Tujuan keagamaan.
2) Tujuan pengembangan akal dan akhlak.
3) Tujuan pengajaran kebudayaan.
4) Tujuan pembicaraan kepribadian.
Dari berbagai
pendapat tentang tujuan pendidikan Islam diatas, dapat disimpulkan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah
membentuk manusia yang sehat jasmani dan rohani serta moral yang tinggi, untuk
mencapai kebahagiaan dunia dan akherat, baik sebagai makhluk individu maupun
sebagai anggota masyarakat.
Tujuan
pendidikan Islam adalah untuk mencapai keseimbangan pertumbuhan kepribadian
manusia. Secara menyeluruh dan seimbang yang dilakukan melalui latihan jiwa,
akal pikiran, diri manusia yang rasional, perasaan dan indra, karena itu,
pendidikan hendaknya mencakup pengembangan seluruh aspek fitrah peserta didik,
aspek spiritual, intelektual, imajinasi, fisik, ilmiah dan bahasa, baik secara
individual maupun kolektif, dan mendorong semua aspek tersebut berkembang ke
arah kebaikan dan kesempurnaan. Tujuan terakhir pendidikan muslim terletak pada
perwujudan ketundukan yang sempurna kepada Allah SWT, baik secara pribadi
kontinuitas, maupun seluruh umat manusia. Dalam buku Metodik Khusus Pengajaran
Agama Islam oleh Zakiah Daradjad terdapat definisi tujuan Pendidikan
Agama Islam yaitu :
Tujuan Pendidikan Agama Islam yaitu membina manusia beragama
berarti manusia yang mampu melaksanakan ajaran-ajaran agama Islam dengan baik
dan sempurna, sehingga tercermin pada sikap dan tindakan dalam seluruh
kehidupannya, dalam rangka mencapai kebahagiaan dan kejayaan dunia dan akhirat.
Yang dapat dibina melalui pengajaran agama yang intensif dan efektif.
Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan
Pendidikan Agama Islam adalah sebagai usaha untuk mengarahkan dan membimbing
manusia, dalam hal ini peserta didik agar mereka mampu menjadi manusia atau
mengembalikan manusia kepada fitrahnya yaitu kepada Rubbubiyah Allah sehingga
mewujudkan manusia yang :
a.
Berjiwa Tauhid
Tujuan pendidikan Islam yang pertama ini harus ditanamkan
pada peserta didik,sesuai dengan firman Allah yang artinya:
"Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya
diwaktu ia memberikan pelajaran kepadanya,Hai Anakku janganlah kamu
mempersekutukan ALLAH,sesungguhnya mempersekutukan Allah itu adalah benar-benar
kezhaliman yang besar. (QS.Luqman :13)
Manusia yang mengenyam pedidikan seperti ini sangat yakin
bahwa ilmu yang ia miliki adalah bersumber dari Allah, dengan demikian ia tetap
rendah hati dan semakin yakin akan bebesaran Allah.
cb. Takwa Kepada Allah SWT
Mewujudkan manusia yang bertaqwa kepada Allah merupakan
tujuan pendidikan Islam, sebab walaupun ia genius dan gelar akademiknya sangat
banyak, tapi kalau tidak bertaqwa kepada Allah maka ia dianggap belum/tidak
berhasil. Hanya dengan ketaqwaan kepada Allah saja akan terpenuhi keseimbangan
dan kesempurnaan dalam hidup ini. Allah berfirman yang artinya :
"Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di
sisi Allah adalah orang paling Taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui lagi Maha Mengenal" (QS.Al-Hujurat : 13)
c.
Rajin Beribadah dan Beramal Saleh
Tujuan
pendidikan islam juga adalah agar pesdik lebih rajin dalam beribadah dan
beramal saleh, apapun aktivitas dalam hidup ini haruslah didasarkan untuk
beribadah kepada Allah, karena itulah tujuan Allah menciptakan manusia di muka
bumi ini. Firman Allah yang artinya :
"Dan aku
tidak menciptakan Jin dan manusia melainkan supaya beribadah kepadaKU” (QS.Adz-Dzariyaat : 56)
Termasuk dalam
pengertian beribadah tersebut adalah beramal shalih(berbuat baik)kepada sesama
manusia dan semua mahkluk yang ada dialam ini,karena dengan demikian akan
terwujud keharmonisan dan kesempurnaan hidup.
d.
Ulil Albab
Tujuan
pendidikan Islam berikutnya adalah mewujudkan Ulil albab yaitu orang-orang yang
dapat memikirkan dan meneliti keagungan Allah melalui ayat-ayat qauliyah yang
terdapat di dalam kitab suci Al-Qur'an dan Ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda
kekuasaan Allah) yang terdapat di alam semesta, mereka ilmuan dan intelektual,
tetapi mereka juga rajin berzikir dan beribadah kepada Allah SWT. Firman Allah
yang artinya :
“Sesungguhnya
dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang
terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang
mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan
mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya
Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau,
maka peliharalah kami dari siksa neraka”. (QS.Ali Imran
:190-191)
e.
Berakhlakul Karimah
Pendidikan
dalam Islam tidak hanya bertujuan untuk mencetak manusia yang memiliki
kecerdasan saja, tapi juga berusaha mencetak manusia yang berahklak mulia. Ia
tidak akan menepuk dada atau bersifat arogan (congkak) dengan ilmu yang
dimilikinya, sebab ia sangat menyadari bahwa ia tidak pantas bagi dirinya untuk
sombong bila dibandingkan ilmu yang dimiliki Allah, malah ilmu yang ia miliki
pun serta yang membuat ia sampai pandai adalah berasal dari Allah. Apabila
Allah berkehendak Dia bisa mengambil ilmu dan kecerdasan yang dimiliki
mahkluknya (termasuk Manusia) dalam waktu seketika. Allah mengajarkan manusia
untuk bersifat rendah hati dan berakhlak mulia. Allah berfirman yang artinya :
“Dan janganlah
kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu
berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (QS.Luqman
:18)
A.Riview
Dari materi yang dibahas dalam artikel, maka
dapat mengambil kesimpulan yaitu sebagai berikut :
Tujuan pendidikan Islam adalah membentuk manusia yang sehat jasmani
dan rohani serta moral yang tinggi, untuk mencapai kebahagiaan dunia dan
akherat, baik sebagai makhluk individu maupun sebagai anggota masyarakat.
Tujuan pendidikan Islam adalah untuk mencapai
keseimbangan pertumbuhan kepribadian manusia. Secara menyeluruh dan seimbang
yang dilakukan melalui latihan jiwa, akal pikiran, diri manusia yang rasional,
perasaan dan indra, karena itu, pendidikan hendaknya mencakup pengembangan
seluruh aspek fitrah peserta didik, aspek spiritual, intelektual, imajinasi,
fisik, ilmiah dan bahasa, baik secara individual maupun kolektif, dan mendorong
semua aspek tersebut berkembang ke arah kebaikan dan kesempurnaan. Tujuan
terakhir pendidikan muslim terletak pada perwujudan ketundukan yang sempurna
kepada Allah SWT, baik secara pribadi kontinuitas, maupun seluruh umat manusia.
Tujuan Pendidikan
Agama Islam juga adalah sebagai usaha untuk mengarahkan dan membimbing manusia,
dalam hal ini peserta didik agar mereka mampu menjadi manusia atau
mengembalikan manusia kepada fitrahnya yaitu kepada Rubbubiyah Allah sehingga
mewujudkan manusia yang :
a.
Berjiwa Tauhid
b. Takwa kepada
Allah SWT
c. Rajin beribadah dan beramal shaleh
d. Ulil Albab
e. Berakhlakul karimah
B.
Komentar
Untuk
mencapai tujuan dari Ilmu Pendidikan ini maka kita terutamanya sebagai pendidik
atau calon pendidik harus berusaha menata diri sebaik mungkin agar tujuan akhir
dari Ilmu Pendidikan Islam dapat tercapai dengan berbagai cara dan dilakukan di
seluruh aspek kehidupan kita.
C.
Kelebihan
Dari
artikel diatas ada beberapa kelebihan yaitu dengan kita membaca maka kita
sebagai calon seorang pendidik atau peserta didik bisa mengetahui apa tujuan
ilmu pendidikan islam, pentingnya ilmu pendidikan tersebut. Dan kita sebagai
calon peserta didik nantinya bisa memahami apa yang harus dilakukan dan
diberikan untuk peserta didik nantinya. Calon pendidik juga mendapat pengarahan
ketika membaca artikel ini. Artikel ini juga menambah motivasi sebagai calon pendidik
karena dalam artikel ini dijelaskan betapa pentingnya ilmu pendidikan karena
mempunyai tujuan yang dicantumkan di artikel ini.
D.
Kekurangan
Artikel
diatas hanya menjelaskan tujuan pendidikan islam di bidang pendidikan sekolah
bagi para calon pendidik atau peserta didik. Namun tidak menjelaskan tujuan
dari ilmu pendidikan islam untuk masyarakat, lingkungan atau dan sebagainya.
Artikel ini hanya menjelaskan tujuan yang hanya mencangkup dalam bidang
tertentu saja tidak mencangkup luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar